Selasa, 22 November 2011

BAB VIII

PRANGSAKA, DISKRIMINASI DAN ETNOSENTRISME


Perbedaan Kepentingan

             Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda- beda. Kadang-kadang orang dapat melakukan hal yang sama, tetapi untuk tujuan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, misalnya perbedaan kepentingan dalam hal pemanfaatan hutan. 

       Para tokoh masyarakat menanggap hutan sebagai kekayaan budaya yang menjadi bagian dari kebudayaan mereka sehingga harus dijaga dan tidak boleh ditebang. Para petani menbang pohon-pohon karena dianggap sebagai penghalang bagi mereka untuk membuat kebun atau ladang. Bagi para pengusaha kayu, pohon-pohon ditebang dan kemudian kayunya diekspor guna mendapatkan uang dan membuka pekerjaan. Sedangkan bagi pecinta lingkungan, hutan adalah bagian dari lingkungan sehingga harus dilestarikan. Di sini jelas terlihat ada perbedaan kepentingan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya sehingga akan mendatangkan konflik sosial di masyarakat. Konflik akibat perbedaan kepentingan ini dapat pula menyangkut bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Begitu pula dapat terjadi antar kelompok atau antara kelompok dengan individu, misalnya konflik antara kelompok buruh dengan pengusaha yang terjadi karena perbedaan kepentingan di antara keduanya. Para buruh menginginkan upah yang memadai, sedangkan pengusaha menginginkan pendapatan yang besar untuk dinikmati sendiri dan memperbesar bidang serta volume usaha mereka.
 
 
Diskriminasi dan Ethosentris

                 Diskriminasi merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan kumpulan yang diwakili oleh individu berkenaan. Diskriminasi merupakan suatu amalan yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia. Ia berpuncak daripada kecenderungan manusia untuk membeda-bedakan manusia.
 
        Diskrimasi boleh berlaku dalam berbagai konteks. Ia boleh dilakukan oleh orang perseorangan, institusi, firma, malah oleh kerajaan. Terdapat berbagai perlakuan yang boleh dianggap sebagai diskriminasi, perlakuan diskrimasi yang ketara adalah seperti berikut:
  • Seorang peniaga enggan berurusan dengan seorang pelanggan berdasarkan kumpulan yang diwakillinya.
  • Seorang majikan memberi gaji yang tidak setimpal dengan sumbangannya kepada pekerja berdasarkan kumpulan yang diwakilinya.
  • Sebuah institusi pendidikan enggan menerima seorang pelajar, walaupun dia mempunyai kelayakan dan masih mempunyai kekosongan dalam institusi berkenaan, disebabkan individu berkenaan mewakili kumpulan tertentu.
        Diskriminasi dianggap sebagai sesuatu yang tidak adil berdasarkan prinsip "setiap manusia harus diberi hak dan peluang yang sama"(Bahasa Inggeris: Equal Opportunity)
 
         Etnosentrisme atau sukuisme adalah sikap berlebihan yang menganggap hanya etnis kelompok tertentu saja yang baik, benar dan unggul. Adapun kelompok lainnya tidak. Dampak yang dihasilkannya bisa sangat fatal akibatnya. Bayangkan saja jika generalisasi kasar dilakukan terhadap etnis tertentu yang dianggap negatif sebagai; kasar, kotor, bermental buruk, atau bahkan musuh, maka tidak jarang akan berujung pada konflik komunal.
 
       Sejarah menunjukkan, pemaknaan secara negatif atas keragaman telah melahirkan penderitaan panjang umat manusia. Pada saat ini, paling tidak telah terjadi 35 pertikaian besar antar etnis di dunia. Lebih dari 38 juta jiwa terusir dari tempat yang mereka diami, paling sedikit 7 juta orang terbunuh dalam konflik etnis berdarah. Pertikaian seperti ini terjadi dari Barat sampai Timur, dari Utara hingga Selatan. Dunia menyaksikan darah mengalir dari Yugoslavia, Cekoslakia, Zaire hingga Rwanda, dari bekas Uni Soviet sampai Sudan, dari Srilangka, India hingga Indonesia. Konflik panjang tersebut melibatkan sentimen etnis, ras, golongan dan juga agama.
 
        Etnosentrisme atau sukuisme ternyata begitu kental dalam pergaulan sehari-hari. Pandangan tentang keunggulan etnis tertentu atas lainnya sudah menjadi rahasia publik. Disebut rahasia, sebab pengakuan keunggulan tersebut diakui secara umum oleh masing-masing kelompok (etnis, suku, bahkan agama), meskipun secara sembunyi-sembunyi.
 
Pertentangan dan Ketegangan dalam Masyarakat
 
                    Konflik (pertentangan) mengandung suatu pengertian tingkah laku yang lebih luas dari pada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasar atau perang. Dasar konflik berbeda-beda. Terdapat 3 elemen dasar yang merupakan cirri-ciri dari situasi konflik yaitu :
  • Terdapatnya dua atau lebih unit-unit atau baigan-bagianyang terlibat didalam konflik
  • Unit-unit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan-kebutuhan, tujuan-tujuan, masalah-masalah, nilai-nilai, sikap-sikap, maupun gagasan-gagasan
  • Terdapatnya interaksi di antara bagian-bagian yang mempunyai perbedaan-perbedaan tersebut.
                     Konflik merupakan suatu tingkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihubungkan dengannya, misalnya kebencian atau permusuhan. Konflik dapat terjadi paa lingkungan yang paling kecil yaitu individu,sampai kepada lingkungan yang luas yaitu masyarakat.
  • Pada taraf di dalam diri seseorang, konflik menunjuk kepada adanya pertentangan, ketidakpastian, atau emosi emosi dan dorongan yang antagonistic didalam diri seseorang
  • Pada taraf kelompok, konflik ditimbulkan dari konflik yang terjadi dalam diri individu, dari perbedaan-perbedaan pada para anggota kelompok dalam tujuan-tujuan, nilai-nilai, dan norma-norma, motivasi-motivasi mereka untuk menjadi anggota kelompok, serta minat mereka.
  • Pada taraf masyarakat, konflik juga bersumber pada perbedaan di antara nilai-nilai dan norma-norma kelompok dengan nilai-nilai an norma-norma kelompok yang bersangkutan berbeda.Perbedan-perbedaan dalam nilai, tujuan dan norma serta minat, disebabkan oleh adanya perbedaan pengalaman hidup dan sumber-sumber sosio-ekonomis didalam suatu kebudayaan tertentu dengan yang aa dalam kebudayaan-kebudayaan lain.
                      Adapun cara-cara pemecahan konflik tersebut adalah :
  • Elimination; yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang telibat dalam konflik yagn diungkapkan dengan : kami mengalah, kami mendongkol, kami keluar, kami membentuk kelompok kami sendiri
  • Subjugation atau domination, artinya orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk mentaatinya
  • Mjority Rule artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting akan menentukan keputusan, tanpa mempertimbangkan argumentasi.
  • Minority Consent; artinya kelompok mayoritas yang memenangkan, namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan dan menerima keputusan serta sepakan untuk melakukan kegiatan bersama
  • Compromise; artinya kedua atau semua sub kelompok yang telibat dalam konflik berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah
  • Integration; artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan, dipertimbangkan dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak
Golongan yang Berbeda dan Integrasi Nasional
 
                      Masyarakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan golongan sosial yang dipersatukan oleh kesatuan nasional yang berwujudkan Negara Indonesia. Masyarakat majemuk dipersatukan oleh sistem nasional yang mengintegrasikannya melalui jaringan-jaringan pemerintahan, politik, ekonomi, dan sosial. Aspek-aspek dari kemasyarakatan tersebut, yaitu Suku Bangsa dan Kebudayaan, Agama, Bahasa, Nasional Indonesia.
 
                       Masalah besar yang dihadapi Indonesia setelah merdeka adalah integrasi diantara masyarakat yang majemuk. Integrasi bukan peleburan, tetapi keserasian persatuan. Masyarakat majemuk tetap berada pada kemajemukkannya, mereka dapat hidup serasi berdampingan (Bhineka Tunggal Ika), berbeda-beda tetapi merupakan kesatuan. Adapun hal-hal yang dapat menjadi penghambat dalam integrasi:
  1. Tuntutan penguasaan atas wilayah-wilayah yang dianggap sebagai miliknya
  2. Isu asli tidak asli, berkaitan dengan perbedaan kehidupan ekonomi antar warga negara Indonesia asli dengan keturunan (Tionghoa,arab)
  3. Agama, sentimen agama dapat digerakkan untuk mempertajam perbedaan kesukuan
  4. Prasangka yang merupakan sikap permusuhan terhadap seseorang anggota golongan tertentu
                       Integrasi berasal dari bahasa inggris "integration" yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi.
                       Integrasi nasional adalah suatu proses yang menyatu padukan berbagai kelompok dalam masyarakat melalui satu identiti bersama dengan menghilangkan perbedaan dan identitas masing-masing.
Integrasi Nasional memiliki ciri-ciri:
  • Melibatkan pertembungan dua atau lebih asyarakat dan budaya
  • Satu bentuk budaya baru dilahirkan dan menjadi milik bersama masyarakat dan budaya berbeda
  • Dalam budaya baru yang dibentuk, hilangnya identitas mesyarakat dan perbedaan kebudayaan
  • Intergrasi social boleh berlaku dalam sector ekomoni, partai politik, dan Negara.
                        Integrasi Sosial adalah merupakan proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat menjadi satu kesatuan. Unsur yang berbeda tersebut meliputi perbedaan kedudukan sosial,ras, etnik, agama, bahasa, nilai, dan norma. Syarat terjadinya integrasi sosial antara lain:
  • Anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan mereka
  • Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan bersama mengenai norma dan nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan pedoman
  • Nilai dan norma berlaku lama dan tidak berubah serta dijalankan secara konsisten
                       Integrasi Internasional merupakan masalah yang dialami semua negara di dunia, yang berbeda adalah bentuk permasalahan yang dihadapinya. Menghadapi masalah integritas sebenarnya tidak memiliki kunci yang pasti karena latar belakang masalah yang dihadapi berbeda, sehingga integrasi diselesaikan sesuai dengan kondisi negara yang bersangkutan, dapat dengan jalan kekerasan atau strategi politik yang lebih lunak. Beberapa masalah integrasi internasional, antara lain:
  1. Perbedaan ideologi
  2. Kondisi masyarakat yang majemuk
  3. Masalah teritorial daerah yang berjarak cukup jauh
  4. Pertumbuhan partai politik
                       Adapun upaya-upaya yang dilakukan untuk memperkecil atau menghilangkan kesenjangan-kesenjangan itu, antara lain:
  • Mempertebal keyakinan seluruh warga Negara Indonesia terhadap Ideologi Nasional
  • Membuka isolasi antar berbagai kelompok etnis dan antar daerah/pulau dengan membangun saran komunikasi, informasi, dan transformasi
  • Menggali kebudayaan daerah untuk menjadi kebudayaan nasional
  • Membentuk jaringan asimilasi bagi kelompok etnis baik pribumi atau keturunan asing
PENDAPAT
 
Menurut saya pelajaran ini sangat lah penting apalagi Indonesia merupakan bangsa yang majemuk. Bangsa yang memiliki banyak suku, ras, budaya, serta  agama yang berbeda-beda. Melalui semboyan bhineka tunggal ika, bangsa ini dipersatukan. Sikap Diskriminasi dan ethosentris dalam bangsa Indonesia sudah sepatutnya dihapuskan, supaya dapat hidup berdampingan dengan damai.

REFERENSI
 

puisi


Oh Ibu

Ibu….ibu….ibu….. 

engkaulah yang membesarkan diriku,
engkaulah juga yang menjaga diriku dikala aku sakit,
jika tidak ada dirimu,
aku pun tidak akan berada di dunia ini.


Ibu….ibu….ibu…

Terima kasih atas pengorbanan yang engkau berikan,
Aku tidak akan melupakan jasa – jasamu,
Engkau dengan ikhlas menolongku dikala aku kesusahan,
Dan engkau juga yang mengajariku apa artinya hidup.
Terima kasih ibu, atas curahan hati yang engkau berikan

cerita mantabs

Pengalaman Hidup
                Jojo hidup dari keluarga yang tidak mampu dengan rumah yang sempit dan kurang sehat. Tetangga di sekitar rumah Jojo juga hidup dengan lingkungn yang sama dengannya. Jojo menyadari lingkungan rumahnya termasuk lingkungan yang kotor dan tercemar.
                Hal tersebut ditunjukkan dengan banyaknya sampah di dalam selokan yang berada di sekitar rumahnya. Sampah tersebut mengakibatkan saluran air menjadi tidak lancar dan airnya menggenang. Dimana banyak hewan – hewan yang bersarang di selokan tersebut, seperti sarang nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit demam berdarah.
                Pada suatu hari badan Jojo panas. Tetapi, panas kali ini berbeda dengan panas yang biasanya. Kalau sakit panas biasanya, Jojo hanya minum obat sirup penurun panas sehari tiga kali langsung sembuh. Kali ini Jojo sudah minum sirup panas selama 2 hari, tapi panas badannya tidak segara turun. Pagi harinya di tangan Jojo keluar bintik merah. Ibu Jojo terkejut, Jojo pun langsung dibawa ibunya ke dokter. Dari dokter Jojo mendapat rujukan untuk cek darah. Hasilnya positif, kalau Jojo menderita penyakit Demam Berdarah (DB). Jojo  pun harus opname di rumah sakit. Baru saja enam hari disana, Jojo merasa sudah satu bulan berada disana. Di rumah sakit Jojo merasa tersiksa, tangan diinfus tiap hari, disuntik antibiotik, dan sehari minum obat sebanyak tiga kali.
                Selama Jojo di rumah sakit, tetangganya merasa takut untuk terkena Db. Akhirnya mereka bekerja bakti untuk membersihkan lingkungan sekitar, seperti : menguras bak mandi, mengubur barang bekas, dan menjaga saluran air yang ada di sekitar mereka agar tetap mengalir lancar. Setelah pulang dari rumah sakit, Jojo sadar bahwa kita harus menerapkan hidup sehat. Hidup sehat diawali dari lingkungan yang sehat.

Minggu, 20 November 2011

harihari itu..menyenangkan

 

hari-hari waktu itu..yah sangat menyenangkan berada pada suasana seperti itu.

banyak cerita yang gua dapet dari hari-hari kemaren itu.
keakraban yang terjadi sangat mengharukan.hahaha

yang paling jadi trending topic sampe akhir.ada dongeng tentang si "WOWO" dan "MBA LARAS"..walopun si mba laras gatau kalo si dia dijulukin jadi mba laras.tapi tetep jadi yang paling top gua rasa..hahaha

selain si wowo dan mba laras, yang ini juga ga kalah menarik. dibalik ledekledekan itu, ada orang ketiga yang jadi tambatan hati si wowo..dan itu masih berlanjut sampe sekarang hahaha

berlanjut lagi bagi si wanita berkerudung ini.yaah, ternyata gua juga punya cerita menarik sama yang satu ini. si berkerudung dan kawan gua sempet dilanda perasaan anak muda..sempet hilang kontak, tapi sekarang mulai muncul lagi!berakhir bae ya hahaha

cerita selanjutnya datang dari si orang ini. cukup cuek..tapi dia bilang dia tertarik sama si cowo tampan sebelah sini.haha masih lanjut ga ya?

terus lagi untuk kekompakkan kalian yang kejadian selama setaun kemaren. walopun dari sudut pandang gua di ruangan itu terbagi jadi beberapa kubu(ada versi yang bilang jadi kubu barat dan kubu timur. dan gua jadi kubu barat tanpa gua sadar.(kebalik ga ya?) ) tapi tetep aja ada kebersamaan diantara kalian.gua bangga itu!

dari cerita kedua kubu itu juga sering ribut haha lucu pas gua ngeliatnya. as example, saat kalian pengen nyobain rubik dari kubu lawan tapi gaboleh.terus pengen ikut gabung maen UNO tapi ditolak.akhirnya pada bawa masingmasing dah.. menurut gua ini kejadian garagara si anak tambun satu ini. GEMPAARRRR!
udah pada maapan belom?

tuh kan gua lupa.gua suka ngeliat di papan tulis itu bagaikan WALL OF FAME nya warga sekelas.. disitu terdengar suara hati kalian hahha

terusan lagi.. di kelas juga udah kayak tempat memadu kasihnya temanteman kita.ada si ayah dan bunda, ada si pasanagn yang lebay mnurut gua.yang cowonya adenya pernah gua privatin haha

kalo dari hobinya,asik juga si.banyak variasinya di ruang itu.
ada yang freak banget sama koreakoreaan,
ada yang demen bener sama anime. sampe2 gua tau juduljudl baru yang seru juga
ada yang lagi kosong jam, novel ada di tangan mereka. waw, kuat amat ya
ada yang doyaaaan bener motret2 di pojok2, dengan gayagaya yang super aneh hahaha
dan yang jadi hobi terbae buat para cowok. mojok,maen remi ga ada bosennya..kaco!
tapi ada satu yang menarik perhatian gua. si cowok ini hobi ngotakngatik gadget canggih yang dia punya..dari masuk belajar sampe pulang.
(hobihobi laen yang belom gua sebut.harap ditambah ya hahahaa)

oiya, ada beberapa game yang menjadi sangat favorit di salah ssatu kubu. diantaranya MONOPOLI dan THE SIMS 3.sampesampe di tiap hape pasti ada.. asalmuasal yang meracuni dengan game itu tentu saja si pecandu gadget ini. yaah gasalah juga si. itungitung ngilangin jenuh juga hahaa

dan si abang tukang tidur yang selalu jadi kontroversi di kelas!haha masih eksis ya bang?ck

hari-hari menyenangkan itu akhirnya ditutup dengan sebuah acara yang susah buat lupa. semuanya ngumpul, makan bareng, ngeluarin uneg2nya, dan pasti yang ga kelewatan.fotofoto bareng!yeaahh..
oiya, bocoran sedikit. di malam itu, ada moment yang mungkin paling dinantikan oleh si cowo ini. dia nyatain perasaan ke si cewe tapi nasib bae belom berpihak sama dia. jangan nyerah boy!hahaha

yaaah, semoga semua yang baebae itu terus berlanjut sampe nantinanti ya..amiin

mohon maap kalo ada yang ngerasa kesel sama note ini. apa boleh buat?ini emang yang gua rasain saat itu haha

kayaknya masih ada lagi yang belom gua tulis..ntar lagi dah gua lanjutkan di part berikutnya he

BAB VII

Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan



Pengertian Masyarakat

         Masyarakat dalam arti luas adalah keseluruhan hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya. Sedangkan dalam arti sempit, masyarakat adalah sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya teritorial, bangsa, golongan dan lain sebagainya
          Dalam kehidupan sehari-hari, kita menemukan kenyataaan bahwa manusia sebagai makhluk sosial ada kecenderungan untuk melakukan kesalahan sesama manusia. Kecenderungan yang bersifat sosial ini selalu timbul pada diri setiap manusia ada sesuatu yang saling membutuhkan. Dari kenyataan ini kemudian timbullah suatu struktur antar hubungan yang beraneka ragam.

           Pada setiap masyarakat, jumlah kelompok dan kesatuan sosial tidak hanya satu, disamping itu individu sebagai warga masyarakat dapat menjadi bagian dari berbagai kelompok dan atau kesatuan sosial yang hidup dalam masyarakat tersebut.

Syarat-syarat Menjadi Masyarakat

          Sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudia berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemasyarakatan.

           Dilihat dari pengertian masyarakat harus mempunyai syarat-syarat sebagai berikut :
·Harus ada pengumpulan manusia
·Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama di suatu daerah tertentu
·Adanya aturan-aturan atau undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.

Pengertian Masyarakat Perkotaan

          Masyarakat perkotaan sering disebut urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta cirri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.

Tipe Masyarakat


1. Masyarakat paksaan; misalnya Negara, masyarakat tawanan, dan lain-lain

2. Masyarakat merdeka; yang terbagi dalam :
·Masyarakat nature; yaitu masyarakat yang terjadi dengan sendirinya, seperti gerombolan, suku, yagn bertalian dengan hubungan darah atau keturunan .
·Masyarakat kultur;  yaitu masyarakat yang terjadi karena kepentingan keduniaan atau kepercayaan, misalnya koperasi, kongsi perekonomian, gereja dan sabagainya.

Ciri-ciri Masyarakat Kota

1.Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.
2.Orang kota paa umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu.
3. Pembagian kerja di antra warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
4.Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa.
5.Interaksi yang terjai lebih banyak terjadi berdasarkan pada factor kepentingan daripaa factor pribadi.
6.Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu.
7.Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh dari luar.

Perbedaan Antara Desa dan Kota

1.Jumlah dan kepadatan penduduk.
2.Lingkungan hidup.
3.Mata pencaharian.
4.Corak kehidupan social.
5. Stratifikasi social.
6.Mobilitas social.
7.Pola interaksi social.
8.Solidaritas social.
9.Kedudukan dalam hierarki administrasi nasional

Hubungan Desa dan Kota

Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komunitas yang terpisah sama sekali satu sama lain. Bahkan dalam keadaan yang wajar di antara keduanya terdapat hubungan yang erat, bersifat ketergantungan, karena di antara mereka saling membutuhkan.

Kota tergantung pada desa dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan-bahan pangan seperti beras, sayur¬mayur, daging dan ikan. Desa juga merupakan sumber tenaga kasar bagi jenis¬jenis pekerjaan tertentu di kota, misalnya saja buruh bangunan dalam proyek¬proyek perumahan, proyek pembangunan atau perbaikan jalan raya atau jembatan dan tukang becak. Mereka ini biasanya adalah pekerja-pekerja musiman.



Unsur Lingkungan Perkotaan

1.      Wisma : unsur ini merupakan bagian ruang kota yang dipergunakan untuk tempat berlindung terhadap alam sekelilingnya, serta untuk melangsungkan kegiatan-kegiatan sosial dalam keluarga.
2.      Karya : unsur ini merupakan syarat yang utama bagi eksistensi suatu kota, karena unsur ini merupakan jaminan bagi kehidupan bermasyarakat.
3.      Marga : unsur ini merupakan ruang perkotaan yang berfungsi untuk menyelenggarakan hubungan antara suatu tempat dengan tempat lainnya didalam kota, serta hubungan antara kota itu dengan kota lain atau daerah lainnya.
4.      Suka : unsur ini merupakan bagian dari ruang perkotaan untuk memenuhi kebutuhan penduduk akan fasilitas hiburan, rekreasi, pertamanan, kebudayaan dan kesenian.
5.    Penyempurna : unsur ini merupakan bagian yang penting bagi suatu kota, tetapi belum secara tepat tercakup ke dalam keempat unsur termasuk fasilitas pendidikan dan kesehatan, fasiltias keagamaan, perkuburan kota dan jaringan utilitas kota.

Fungsi External Kota

Fungsi external kota yakni seberapa jauh fungsi dan peranan kota tersebut dalam kerangka wilayah atau daerah-daerah yang dilingkupi dan melingkupinya, baik dalam skala regional maupun nasional.

Pengertian Desa

Yang dimaksud dengan desa menurut Sukardjo Kartohadi adalah suatu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemeritnahan sendiri.

Menurut Bintaro desa merupakan perwujudan atau kesatuan geografi, sosial, ekonomi, politik dan cultural yang terdapat disuatu daerah dalam hubungannya danpengaruhnya secara timbal-balik dengan daerah lain.

Ciri-ciri Masyarakat Pedesaan

1.     Didalam masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubungan yang lebih mendalam dan erat bila dibandingkan dengan masyarakat pedesaan lainnya di luar batas wilayahnya.
2.      Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan.
3.      Sebagian besar warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian.
4.      Masyarakat tersebut homogen, deperti dalam hal mata pencaharian, agama, adapt istiadat, dan sebagainya 

Sifat dan Hakikat Masyarakat Pedesaan

Masyarakat pedesaan ditandai dengan pemilikan ikatan perasaan batin yang kuatsesama warga desa, yaitu perasaan setiap warga/anggota masyarakat yang amat kuat yang hakekatnya, bahwa “seseorang merasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat dimanapun ia hidup dicintainya serta mempunyai perasaan bersedia untuk berkorban setiap waktu demi masyarakatnya atau anggota-anggota masyarakat”.

Karena beranggapan sama-sama sebagai masyarakat yang saling mencintai saling menghormati, mempunyai hak tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dan kebahagiaan bersama di dalam masyarakat.

Macam-macam Gejala Masyarakat Pedesaan

a)      Konflik
b)      Kontraversi
c)      Kompetisi
d)      Kegiatan pada masyarakat pedesaan

Pendapat
         Tidak dapat dipungkiri bahwa interaksi antara kota dan desa diperlukan agar saling melengkapi terutama di bidang kebaikan. Semakin intens interaksinya maka semakin merata kemajuan yang didapat dari kedua macam wilayah tersebut. Namun semuanya tergantung dari manusianya masing-masing.
Sember